Kediri  

Aksi Komunitas di Kediri Warnai World Clean Up Day 2020 

Aksi Komunitas di Kediri Warnai World Clean Up Day 2020 
FOTO : Aneka ragam kegiatan orld Clean Up Day 2020 di Kediri, Jawa Timur.

Apabila memungkinkan, kata Endang, kegiatan bisa dilaksanakan secara bersama sama, seperti tempat tempat yang sering dikunjungi atau bersingungan langsung dengan masyarakat untuk beraktifitas, seperti sumber air, sungai, sekolah alam, maupun kawasan hutan yang berada di lingkar Bukit Maskumambang.

Ia juga mengutarakan, pelaksanaan hari pertama di lingkungan Dadapan, Kelurahan Tinalan, diperoleh sampah organik yang didapat dari sumber dadapan mencapai sampah Organik 129 kilogram, Unorganik 7 kilogram dan residu 8 kilogram. Sedangkan, di lingkungan rumah masyarakat untuk jenis sampah organik seberat 50 kilogram dan Unorganik 28 kg, dan sampah jenis residu mencapai 10 kilogram, sehingga total keseluruhan sampah yang diperoleh 232 kilogram.

Mari kita ambil sisi positif pelaksanaan WCD tahun ini ditengah pandemi. Sebelumnya,  masyarakat belum tahu akan tiga jenis sampah yakni organik,  unorganik, serta residu kini bisa tahu dan memilah jenis sampah mana saja yang bisa dimanfaatkan atau sebaliknya.Dan, seandainya masyarakat kota Kediri bisa berpartisipasi secara serentak dalam momen WCD, saya berkeyakinan masyarakat semakin teredukasi, hingga tidak membuang sampah di sembarang tempat” pungkasnya.

Sementara dilokasi yang sama, Sukesi Dahlia, pengiat Bank Sampah kelurahan Tinalan, menambahkan, untuk Sampah yang telah terkumpul sejumlah 232 kg, akan dipilih dari jenisnya. Untuk organik yang akan dijadikan kompos atau pupuk tanaman, sedangkan Unorganik akan didaur ulang supaya menghasilkan uang dan hasilnya diperuntukan kegiatan simpan pinjam.

Untuk sampah jenis residu dititipkan ke petugas DLHKP, agar di buang di tempat pembuangan akhir. Dan, berkenaan dalam rangkaian WCD 2020 akan mensosialisasikan pentingnya menjaga lingkungan serta bahaya sampah kepada masyarakat khususnya di Kelurahan Tinalan melalui beberapa kader, seperti Bank sampah, syandu, serta lainya yang telah terbentuk untuk diteruskan ke setiap RT maupun RW masing masing. Diharapkan, agar masyarakat setelah kegiatan WCD selesai tetap dan selalu menjaga kelestarian alam sekitar.pungkasnya.(bud)