Kamis, 22 Februari 2024
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSidoarjoWaspada! Sidoarjo Zona Merah, 5.059 Positif Covid-19, 319 Wafat

    Waspada! Sidoarjo Zona Merah, 5.059 Positif Covid-19, 319 Wafat

    SIDOARJO (WartaTransparansi.com)  – Waspada! Itulah kata tepat untuk Pemkab Sidoarjo menghadapi pandemi Covid-19. Data akhir Agustus atau 1 September 2020, pukul 01:01;20 dini hari jumlah pasien meninggal mencapai 319 jiwa, Orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1846, pasien dalam perawatan (PDP) ada 1237 dan positif Covid-19 tersebar di 18 kecamatan sejumlah 5095 orang.

    Plh Bupati Sidoarjo Drs. H. Achmad Zaini, MM, membenarkan sebaran Covid-19 di Kabupaten Sidoarjo masih perlu diwaspadai. Walau jumlah pasien sembuh mengalami pelonjakan, jumlah total 3736 orang, kebiasaan hidup dalam tatanan baru, harus bermasker, biasakan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak menjadi tugas seluruh masyarakat.

    Baca juga :  Pendukung Prabowo-Gibran Beralih ke Khofifah Di Pilgub Jatim 2024

    “Kalau warga masih abai terhadap kehidupan new normal, maka penyebaran Covid-19 tentu akan mengalami pergeseran secara masiv dan sulit dikendalikan,” ungkap Achmad Zaini, saat dihubungi WartaTransparansi.Com, Selasa (1/9/2020).

    Achmad Zaini, juga selaku Ketua Harian Tim Gugus Tugas (Gusgas) Penanganan Covid-19 Sidoarjo, masyarakat harus ada keberanian untuk hijrah (beralih) dari pola hidup normal kea rah lebih baik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

    “Tentu hasilnya kurang maksimal, kalau masyarakat kurang merespon. Kerja keras dari Tim Gusgas dibantu TNI dan Kepolisian sudah luar biasa, termasuk ikut terlibat langsung dan berpartisipasi, mulai Kampung Tangguh, pembagian masker gratis dan ikut mengawasi warga yang bandel,” ulasnya.

    Baca juga :  Pendukung Prabowo-Gibran Beralih ke Khofifah Di Pilgub Jatim 2024

    Dari pantauan WartaTransparansi.Com di lapangan, petugas yang secara acak melakukan razia masih menemukan kelompok atau berkumpul masyarakat kurang memperhatikan protokol kesehatan. Seperti di kawasan Waru, aparat terpaksa memberikan sanksi kerja bakti membersihkan makam Islam setempat, setelah kedapatan tidak memakai masker.

    Begitu pula, razia di jalan raya, masih ditemui ada pengendara motor atau mobil lalai tanpa masker. Saat diingatkan, katanya jatuh. “Inilah fakta, masyarakat memang sering abai. Seharusnya, ada stok di mobil atau di jok motor, sebelum bepergian ya harus dicek seluruhnya, termasuk masker,” ungkap Agus, petugas Satpol PP Pemkab Sidoarjo. (mat)

    Reporter : Makin Rahmat

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan