“Semua rencana penyelenggaraan dipastikan dengan protokol kesehatan yang telah disiapkan bersama dengan BNPB, Kemenkes dan dinas kesehatan terkait. Jadi dengan informasi ini mudah-mudahan bisa memberikan gambaran perkembangan IBL,” harapnya.
Menurut Junas, Menpora memberikan saran bahwa semua rencana harus mengikuti protokol yang telah disusun. Menpora juga mewanti-wanti dunia olahraga jangan sampai menjadi cluster baru penularan Covid-19.
“Kita ingin spirit olahraga ini menjadi sebuah aspirasi untuk masyarakat bukan sebaliknya dan kuncinya adalah kebersamaan bahwa semua dengan disiplin bisa dilaksanakan dengan baik,” kata Junas.
Ketum PB Perbasi Danny Kosasih juga menyampaikan bahwa IBL musim 2020 akan diselenggarakan pada bulan Oktober mendatang.
Kita sampaikan kepada Pak Menteri apa saja yang sudah dikerjakan dan kita juga meminta masukan dari Pak Menpora, katanya.
Kita juga telah menyiapkan timnas Basket kita pada Agustus ini dengan protokol kesehatan meski FIBA belum memberikan keputusannya. Pokoknya anak-anak semua di mess tidak boleh keluar mess jika sampai keluar maka sekalian saja pulang, hal ini untuk meminimalisir potensi olahraga menjadi cluster baru penularan Covid-19,” tambahnya. (sr)





