Dua Program Dinsos Jatim Ikuti Lomba Pengelolaan Inovasi Pelayanan Publik 2020
PENCET AC-19 adalah PEmbelajaraN CEpat neTra di tengAh Covid-19. Inovasi ini ditujukan dalam rangka Pembelajaran dan bimbingan vokasional bagi penyandang disabilitas netra yang ada di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Netra Malang secara daring (online) juga memberikan informasi pembelajaran kepada penyandang disabilitas netra di masyarakat dan keluarga.
Sedangkan SIPP WES DIFA adalah sistem informasi pelayanan publik berupa wisata edukasi sosial disabilitas Daksa di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Daksa Pasuruan. Dalam inovasi ini ada sistem mekanisme dan prosedur penggunaan layanan dengan menyampaikan permohonan tertulis langsung atau melalui email setelah mendapat izin dapat berkunjung.
Di sini pengunjung akan mendapatkan edukasi terkait kehidupan disabilitas, edukasi tentang proses pelayanan dan rehabilitasi sosial Bina Daksa, edukasi keterampilan penyandang disabilitas daksa, serta edukasi wisata alam outbound.
“Perbedaan utama Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020 dibanding tahun-tahun sebelumnya adalah inovasi yang dikompetisikan dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu Kelompok Umum, Kelompok Replikasi, dan Kelompok Khusus.
Dinas Sosial Jatim mengikuti lomba inovasi ini dengan kategori kelompok khusus,” ujar Kadinsos Jatim, Dr Alwi, di ruang kerjanya, Selasa (28/7).
Alwi menjelaskan, lomba pengelolaan sistem informasi inovasi pelayanan publik 2020 ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Lomba ini menjadi salah satu strategi kebijakan Kementerian PANRB dalam mendorong penciptaan inovasi pelayanan publik dalam rangka mendukung gerakan One Agency One Innovation sebagai bagian dari pelaksanaan reformasi birokrasi. (guh)





