Minggu, 16 Juni 2024
30 C
Surabaya
More
    Jawa TimurSurabayaBaru Diresmikan RS Lapangan Sudah Isi 23 Pasien Positif

    Baru Diresmikan RS Lapangan Sudah Isi 23 Pasien Positif

    SURABAYA (WartaTransparansi.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo dan Menteri Kesehatan RI Letnan Jenderal TNI (Purn) Terawan Agus Putranto  meresmikan Rumah Sakit (RS) Lapangan Covid-19 Pemprov Jatim, yang berada di Jl. Indrapura, Surabaya, Selasa(2/6) sore.

    Peresmian tersebut ditandai dengan pemecahan kendi tepat di depan pintu masuk ke RS Lapangan Covid-19 yang dilakukan oleh Kepala BNPB Letjend TNI Doni Monardo yang juga merupakan Ketua Gugus Pusat Penanganan Covid-19, didampingi oleh Gubernur Khofifah dan Menkes Terawan.

    Peresmian RS Lapangan Covid-19 yang didirikan di Gedung Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan ini juga dihadiri antara lain oleh, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, beberapa Pejabat di BNPB dan Kementrian Kesehatan, dan Kepala Gugus Kuratif Penanganan Covid-19 Jatim Joni Wahyuhadi yang juga penanggung jawab RS Lapangan Covid-19.

    Baca juga :  Aksi Buruh di Jawa Timur Tolak Tapera

    Per hari Selasa (2/6) RS Lapangan Covid-19 ini, telah memasuki hari ketiga operasional. Dimana, sudah terdapat 23 orang pasien positif Covid-19 dengan kondisi ringan hingga sedang yang berdomisili di Surabaya. Dengan rincian, 13 orang pasien perempuan dan 10 orang pasien laki-laki.

    Dalam sambutannnya, Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo menyampaikan, apresiasinya kepada Gubernur Khofifah atas gagasannya untuk mendirikan RS Lapangan Covid-19 yang diperuntukkan bagi pasien positif dengan indikasi ringan hingga sedang. Menurutnya, ini sangat penting karena akan bisa mengurangi beban RS rujukan.

    “Kita berharap RS rujukan tidak penuh dengan pasien, karena jika sampai penuh maka dokternya akan kelelahan sehingga tidak memiliki kesempatan untuk relaksasi,” terang Letjen Doni.

    Baca juga :  Pemkot Surabaya Mulai Bangun Terowongan Penghubung TIJ- KBS

    “Untuk itu, bagi pasien positif Covid-19 yang kondisinya ringan hingga sedang cukup dirawat di RS Lapangan. Keberadaan RS Lapangan ini memang sangat strategis. Dan kita tentu berharap pasien-pasien yang berat bisa segera disembuhkan,” lanjutnya.

    Untuk meningkatkan jumlah kesembuhan, terang Letjen Doni, pihak Kemenkes juga telah menyumbangkan 21 pax plasma convalescent bagi Pemprov Jatim. Dimana, plasma ini telah diujicobakan dan terbukti efektif menyembuhkan pasien Covid-19 yang kondisinya sakit berat di Jakarta.

    “Infonya di Jatim per Senin (1/6) kemarin sudah ada 699 orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Kita harap diantara mereka ada yang mau menyumbangkan plasma darahnya kepada Pemprov sehingga bisa membantu mengobati pasien yang dalam kondisi berat,” ungkap Letjen Doni.

    Baca juga :  Curanmor Makin Marak di Surabaya, Pemkot Cari Solusi

    Selain itu, Kepala BNPB Doni Monardo ini juga kembali berpesan kepada masyarakat, untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk bisa memutus rantai penyebaran Covid-19. Terlebih, penanganan atas pandemi ini juga belum bisa diketahui sampai kapan.

    “Jadi jargon kita adalah disiplin terapkan protokol kesehatan. Karena hanya dengan inilah kita bisa mencegah penularan Covid-19,” tukasnya. (min)

     

    Reporter : Amin Istighfarin

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan