Minggu, 21 Juli 2024
27 C
Surabaya
More
    Jawa TimurBanyuwangiGunakan Uang Pribadi Anggota Kodim 0825 dan Polres Banyuwangi Giat Covid-19

    Gunakan Uang Pribadi Anggota Kodim 0825 dan Polres Banyuwangi Giat Covid-19

    BANYUWANGI (WartaTransparansi.com) – Dalam mendukung program pemerintah untuk menanggulangi penyebaran wabah virus corona (Covid-19) Kodim 0825 dan Polresta Banyuwangi mengaku menggunakan anggaran pribadi yang dihimpun dari iuran para anggotanya.

    Dari dana iuran tersebut digunakan untuk pengadaan masker, sarung tangan, obat obatan, thermo test, posko scraning, BBM, makanan dan minuman untuk petugas jaga disetiap Koramil dan Polsek.

    Kita gunakan anggaran dari iuran sukarela para anggota agar semua bisa berjalan karena ini kewajiban kami sebagai TNI untuk melindungi dan menyelamatkan rakyat,” ujar Dandim 0825 Letkol INF. Yuli Eko Purwanto

    Adapun langkah yang sudah dilakukan Kodim bersama jajaranya adalah penyemprotan ke beberapa rumah ibadah, tempat yang sering dikunjungi warga dan fasilitas umum, serta sosialisasi setiap desa. Ya intinya kita berbuat yang terbaik kepada masyarakat,” tambah Yuli.

    Hal serupa disampaikan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin. Menurutnya untuk menghemat anggaran anggota Polresta membuat masker sendiri dari kain untuk dibagikan kepada anggota anggota yang bertugas dilapangan, dan masing masing Polsek.

    Alhamdulillah para anggota dengan sukarela menyisihkan uang gaji untuk membeli kain sebagai bahan masker dan dijahit sendiri,” kata Arman.

    Namun meski demikian pihak Polresta tetep kekurangan APD karena Polresta hanya memiliki 52 buah APD yang sudah dibagikan di masing masing Polsek 2 unit, untuk dipergunakan di Posko masing masing Kecamatan.

    Menurut Arman, dengan ditetapkannya status Zona Merah Covid-19 di Banyuwangi, Gugus Tugas sudah saatnya melengkapi petugas dilapangan khususnya TNI-Polri dengan APD yang sesuai standart kesehatan.

    Petugas TNI-Polri ini berada di garis terdepan menjaga keamanan dilapangan dan bertemu hingga bersentuhan langsung dengan ODP dan PDP,” ucap Arman.

    Seperti diketahui, sejak penyebaran Covid 19 dan pemerintah Indonesia menetapkan menjadi becana nasional, anggota TNI-Polri paling rajin melakukan sosialisasi ke masyarakat hingga melakukan penyemprotan ke fasilitas umum dan membuka Posko secrening keamanan disejumlah titik batas kabupaten dan fasilitas umum seperti pelabuhan penyebrangan dan stasiun stasiun.

    Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus covid 19 di bumi Blambangan, demi menjaga keselamatan masyarakat.

    Disinggung terkait dukungan dari pemerintah daerah kabupaten Banyuwangi, kedua pimpinan ini dengan tegas menjawab belum ada sama sekali. Keduanya menjawab semua murni dari iuran sukarela para anggota. (Yin).

    Reporter : Nur Muayyin

    Editor : Amin Istighfarin

    Sumber : WartaTransparansi

    COPYRIGHT © 2020 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan