“Kita ingin belajar dari contoh pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Anas bagaimana cara meningkatkan kinerja pemerintahannya. Karena kami melihat banyak inovasi dan kreativitas yang dilakukan daerah ini yang bisa kami jadikan masukan berharga bagi peingkatan kinerja perusahaan,”jelasnya.
Tim Unilever sendiri menggelar berbagai acara di Banyuwangi selama tiga hari mulai Rabu – Jumat (12 -14/02/2020). Selain rapat rutin, mereka juga akan mengunjungi petani penyuplai bahan baku produk Unilever, seperti gula kelapa dan kedelai hitam.
“Pasokan gula kelapa dari petani Banyuwangi ke Unilever sekitar 7 ribu ton setiap tahunnya. Karena itu, kami ingin mengunjungi dan menyemangati mereka,” tutur Sancoyo.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengaku senang dengan kehadiran sejumlah lembaga maupun korporasi yang banyak menggelar acara di Banyuwangi. Ini menunjukkan Banyuwangi telah menjadi salah satu destinasi MICE di Indonesia.
“Kami terus melengkapi kota kami dengan fasilitas untuk MICE. Amenitas seperti hotel-hotel berbintang empat terus berbenah menjadi tempat yang nyaman untuk digelar pertemuan. Destinasi dan atraksi seni dan budaya terus kita perkaya untuk melengkapi wisatawan yang hadir di Banyuwangi,” kata Anas.
Terkait inovasi, Anas menjelaskan jika inovasi telah menjadi nafas dalam kinerja pemerintahan daerah. Banyuwangi sendiri selama dua tahun berturut-turut ditetapkan sebagai Kabupaten Terinovatif se Indoenesia oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Inovasi adalah kunci untuk menghadirkan kemajuan di tengah keterbatasan yang kami miliki. Selain itu kami juga menentukan skala prioritas dalam bekerja agar hasil yang didapatakan bisa optimal untuk mencapai kemajuan daerah,” pungkasnya. (jam)





