Bagi Risma, memberikan info bahwa ada salah satu warga yang butuh permakanan dan kemudian bisa mendapatkan permakanan, merupakan ibadah yang gampang dan tidak perlu mengeluarkan uang. Dan kesempatan itu mungkin hanya diberikan kepada abdi negara atau aparatur sipil Negara.
Risma meminta jajarannya itu untuk memanfaatkan kesempatan ini dan tidak menyia-nyiakannya. Apalagi, jabatan yang diembannya sekarang ini merupakan amanah dari Allah yang harus dipertanggungjawabkan.
“Jabatan itu bukan punya kita teman-teman. Sekarang saya memang menjadi Wali Kota Surabaya, tapi tidak tahu 3 jam lagi atau satu hari lagi. Semua ini hanya titipan. Makanya, kalau diberi amanah itu, Bapak saya selalu bilang, kalau bekerja, bekerjalah seolah-olah kamu akan hidup seribu tahun lagi, tapi kalau kamu ibadah, beribadahlah seolah-olah kamu akan mati besok,” ujarnya.
Risma juga mengingatkan bahwa apabila tidak mengerti dalam pekerjaannya itu, maka harus bertanya kepada rekan-rekannya atau yang lebih mengerti. Ia juga meminta tidak perlu malu bertanya apabila memang tidak mengerti.
“Saya paling senang bertanya jika memang tidak mengerti, saya tidak pernah malu. Jadi, ayo bertanya jika memang kalian tidak mengerti atau tidak tahu,” ujarnya. (wt)





