SURABAYA, WartaTransparansi.com – Pemkot Surabaya memperkuat langkah pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi peningkatan tindak kriminalitas yang kerap terjadi menjelang Lebaran.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M Fikser, mengatakan pengamanan tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Menurutnya, diperlukan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat agar situasi kota tetap kondusif.
“Keamanan ini tidak bisa serta-merta menjadi tugas satu pihak saja. Ada peran kepolisian, TNI, dan pemerintah kota. Namun yang paling penting adalah partisipasi masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan,” kata Fikser, Sabtu (14/3/2026).
Ia menegaskan, masyarakat diharapkan berani melapor apabila menemukan atau mencurigai adanya potensi tindak kriminal. Selain itu, warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga barang dan kendaraan pribadi.
Sebagai langkah pencegahan, Pemkot Surabaya juga terus memperluas pemasangan kamera pengawas atau CCTV di berbagai titik. Keberadaan CCTV tidak hanya membantu proses pengungkapan kasus secara cepat ketika terjadi peristiwa, tetapi juga menjadi upaya pencegahan karena dapat mengurangi niat pelaku kejahatan.
“CCTV ini selain membantu mengungkap kasus dengan cepat, juga bisa menjadi pencegah karena pelaku akan berpikir ulang ketika mengetahui ada pengawasan kamera,” ujarnya.





