“Untuk undangan KLB ini kami sudah mengirimkan ke voter sejak satu bulan sebelum Kongres. Sekali lagi kami mengucapkan selamat berkongres kepada seluruh calon Komite Eksekutif PSSI periode 2019-2023,” katanya.
La Nyalla tak Hadir
Sementara La Nyalla Mahmud Mattalitti memastikan tidak akan datang ke KLB PSSI yang akan menentukan pemimpin baru di federasi sepak bola Indonesia tersebut.
Ketua DPD RI yang juga mantan Ketua Umum PSSI itu menganggap, kongres yang berstatus sebagai kongres luar biasa pemilihan itu memiliki sejumlah permasalahan, termasuk mengabaikan FIFA dan tidak adil bagi pemilik suara.
“Saya sudah sampaikan, selama kongres digelar 2 November maka saya menarik diri. Kalau saya teruskan maka saya bisa ditertawai orang, apalagi saya mantan ketua umum. Jadi tidak mungkin (hadir),” katanya.
“Aturannya harusnya waktu Januari itu, dan saya baru mau mencalonkan. Tapi rupanya tetap berjalan 2 November, jadi mari dilihat saja besok hasilnya,” sambung La Nyalla yang sebenarnya menjadi salah satu calon ketua umum selain 10 orang lainnya.
KLB PSSI 2019 akan diikuti 86 voter dari berbagai anggota PSSI. Sebanyak 86 voter PSSI terdiri dari 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1, 16 klub Liga 2, 16 klub Liga 3, 1 Asosiasi Futsal (FFI) dan 1 Asosiasi Sepak Bola Wanita. (wt)





