Dalam kesempatan itu Mustahid juga menanyakan mengapa masuk Surabaya.
“Persoalan Surabaya saat ini paling utama soal komunikasi saja. Kalau komunikasi ini lancar maka pembangunan Surabaya akan lebih cepat lagi. Komunikasi antara Pemkot Surabaya dengan Provinsi perlu lebih ditingkatkan. Komunikasi Pemkot dengan unsur kampus dan lainya.
Bu Risma sudah berhasil membangun raganya, dengan membangun taman kota, membangun saluran. Tapi membangun hati juga lebih penting. Mereka itu perlu dilibatkan dalam pembangunan Surabaya.
Gus Hans menyatakan bahwa DHD 45 adalah ormas pertama yang dikunjungi. Setelah bertemu dengan induk Partai Golkar Kota Surabaya. Tujuannya minta doa restu yang maju ke Pilwali Surabaya. Minta rekom Mustahid untuk selanjutnya untuk direkom kemana. Sehingga ke bawah akan lebih smooth lagi dan lebih mudah.
Bagi Mustahid Astari, ayah Gus Hans yaitu Kiai As’ad Umar adalah tokoh Golkar di masa Orde Baru, seangakatan dengan Mustahid. Jadi Gus Hans itu memang keluarga Golkar. (min)





