Dandim 0825 Banyuwangi: Helikopter Water Bombing Percepat Pemadaman Kebakaran Hutan

Dandim 0825 Banyuwangi: Helikopter Water Bombing Percepat Pemadaman Kebakaran Hutan
Ket foto : Dandim 0825 Letkol INF. Yuli Eko Purwanto (pakai kacamata hitam) di TWA kawah Ijen dan menyambut kedatangan Hellikopter water bombing di bandara Blimbingsari.

Koordinasi awal adalah ada 5 point utama dan itu sudah fix tinggal pelaksanaan dan pengamanan dilapangan,” kata Yuli.

Menurut Yuli saat ini titik api yang terbesar ada di gunung merapi ungup ungup, sementara di tempat yang lain hanya tinggal bara.

Kita fokuskan kesana dulu karena ditakutkan akan menjalar diperkampungan jika angin kencang, setelah itu yang tinggal bara karena bisa hidup kembali jika angin besar, mudah mudahan sehari sudah bisa padam semua,” ungkap Yuli dengan penuh harap.

Sementara hingga saat ini petugas gabungan, TNI, Polisi, Satpol PP, Polhut, BKSDA, Pemadam Kebakaran, dan relawan masih terus berusaha memadamkan api yang bisa dijangkau dengan alat pemadam kebakaran. Sedangkan yang di dalam mengunakan peralatan seadanya dengan cara mengurai bara bekas api.” Pungkas Yuli sapaan akrab Letkol. Inf. Yuli Eko Purwanto.

Puing bara api yang tersisa di tiga titik Gunung diantaranya Gunung Ranti, merupakan hutan Gunung terbakar, Sabtu Petang (19/10/2019) yang menjalar ke TWA Kawah Ijen dan Gunung merapi ungup – ungup yang global tiga titik Gunung mencapai hampir 1000 Hektar. (Yin)