kami bersama tim gabungan dan para relawan selama tiga hari ini sudah siap siaga untuk mengatasi kebakaran hutan di kawasan taman wisata alam (TWA) gunung ijen, dan baru pihak hotel yang peduli terhadap pasokan makanan disini,” ucapnya.
Dandim Eko juga menambahkan disini tidak ada sumber mata air, makanya kami bersama tim gabungan mengambil air dari bawah yang jarak sangat jauh, lalu di bawa ke atas untuk memadamkan api yang masih menyala di area hutan.
Tim TNI dari kodim 0825 kami siagakan hampir 24 jam untuk mengawasi titik lokasi rawan kebakaran di kawasan hutan gunung ijen,” imbuhnya.
Pungky Kusuma yang mewakili pihak managerial hotel se Banyuwangi saat di wawancarai mengatakan ikut prihatin adanya bencana kebakaran hutan di kawasan wisata gunung Ijen. Dan dari pihak hotel se Banyuwangi mensuport logistik berupa makanan sampai bencana kebakaran hutan di kawasan gunung ijen teratasi sampai selesai.
Kawasan Ijen merupakan tujuan utama bagi para wisatawan, semoga bencana kebakaran ini dapat segera diatasi. Kami membantu untuk kepedulian terhadap bencana dan kami sediakan makanan siap saji untuk para petugas dan relawan, bahkan kami akan terus berupaya mendukung dengan bantuan sembako sampai kebakaran benar benar padam,” ujarnya.
Perwakilan dari beberapa pihak hotel yang berikan bantuan pangan kepada tim petugas karhutla yaitu Hotel Aston Banyuwangi, Santika, ketapang indah, El Royale, Grand Harvest, jiwa Jawa hotel, Ilira hotel, dan Mirah Hotel. (Yin)





