Kabupaten Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan Belajar Pariwisata ke Banyuwangi

Kabupaten Selayar, Provinsi Sulawesi Selatan Belajar Pariwisata ke Banyuwangi
Bupati dan Kepala SKPD Kab. Selayar belajar Pariwisata ke Banyuwangi

Selama dua hari di Banyuwangi, Rabu – Kamis (18 – 19/9/2019) selain berdiskusi dengan dinas terkait, rombongan Pemkab Selayar juga langsung berkunjung ke lokasi pengelolaan desa wisata seperti di Desa Kemiren dan beberapa homestay.

Kabupaten Selayar memiliki 70 festival sepanjang tahun. Satu festival besar di antaranya diberi nama Sail Takabonarate. Takabonarate adalah atol atau semacam terumbu karang terbesar ketiga di dunia.
Event ini melibatkan 48 negara, di antaranya Jepang, Australia, dan  Prancis). Para peserta berlayar dari negaranya kemudian stay di Selayar selama seminggu. “Seiring dengan peminat festival Sail Takabonarate yang semakin bertambah, saat ini kami tengah  menggiatkan warga untuk fasih berbahasa inggris. Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) juga didorong untuk penguatan pariwisata, agar mereka siap menghadapi tamu. Banyuwangi kami lihat sangat siap dan terbiasa menerima tamu, utamanya lewat event-event internasional yang dibuatnya,” tutur Basli.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, Banyuwangi memilih pariwisata sebagai ‘kendaraan’ untuk menggerakkan perekonomian Banyuwangi.

“Salah satu kendaraan untuk menggerakkan roda perekonomian Banyuwangi, kami pilih pariwisata. Festival kita kemas dengan melibatkan para PNS dan seluruh warga masyarakat Banyuwangi. Dengan kekompakan yang kami jalin, maka semua bisa dengan mudah kita lakukan,” ujar Anas. (yin)