BANYUWANGI – Genap satu tahun sepuluh bulan David Susanto menjabat kepala sub divre IX Bulog Banyuwangi kini digantikan oleh Saidi sebagai pimpinan baru.
Acara pisah sambut pimpinan Bulog cabang Banyuwangi berlangsung pada hari Sabtu 14 September 2019 sekira pukul 11.30 Wib bersama segenap para staff dan mitra kerja di resto Osing Deles lantai 3.
Selama tugas di Banyuwangi David menuturkan bahwa pada prinsipnya Bulog Banyuwangi ini menjadi tumpuan divre Jawa timur karena mempunyai pelabuhan yang representatif, sehingga apapun komoditi sudah bisa langsung dikirim melalui kapal.
Banyuwangi juga sebagai sentral industri beras karena mitra kerja penggilingan (MKP) yang penggilingannya cukup modern, sehingga dapat menjadi penyedia beras premium baik pasaran lokal, bali, irian, dan Kalimantan.
Kedepan lebih bagus, Pengadaan dan stok beras di Banyuwangi sangat cukup sehingga tanpa rasa kuwatir ada kekurangan beras. Masalah panenannya sangat melebihi dari pada jumlah konsumsi jadi tergolong surplus. Bahkan 50 persen konsumsi dibali telah disuplai dari Banyuwangi,” terang David
Lanjut David, Selama di Banyuwangi dapat menjalin kerjasama yang baik dengan beberapa instansi pemerintah, Dinas Pertanian, Sosial, Ketahanan pangan, Serta MKP, Poktan dan Gapoktan.
Dalam kondisi triwulan terakhir harga beras ada kenaikan secara pelan pelan, namun Bulog tetap mengawal dengan mengadakan kegiatan operasi pasar untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga (KPSH) beras medium untuk Masyarakat.
Karena stok beras di Bulog Banyuwangi masih berkisaran 40 ribuan ton jadi cukup untuk masyarakat dalam menghadapi musim kemarau dan akhir tahun,” imbuh David.
Menempati pimpinan baru di perum Bulog Sub Divre IX Banyuwangi, Saidi tetap menjalankan tugas yaitu menyerap gabah petani dan pengadaan beras bersama MKP. Dia juga berharap adanya kerjasama tetap terjalin guna melanjutkan program program yang telah dilakukan pimpinan sebelumnya.
Melaksanakan pengadaan, operasi pasar, program pemerintah bantuan pangan non tunai (BPNT) yang berasnya bersumber dari Bulog.
Untuk yang komersil kita akan jualan antara lain gula, minyak, tepung, beras, dan kalau ada cabe juga kedepannya,” jelas Saidi yang sebelumnya menjabat di Bulog cabang Kediri. (Yin)





