RAPAT PLENO
Sementara itu, rapat pleno dengan agenda tunggal menetapkan calon pimpinan DPRD Banyuwangi dipimpin Wakil Sekretaris Meulila Oesman. Penetapan calon pimpinan berlangsung sangat dinamis. Terpilih empat calon di antranya Ruliyono,SH, yang sehari harinya adalah Ketua DPD ll Kabupten Banyuwangi.
Ruliyono tercatat empat kali menjadi anggota DPRD Banyuwangi. Dan terpilih lagi pada periode 2019-2024. Jabatan di DPRD adalah wakil ketua.
Lalu ada Umi Kulsum, SH (bendahara partai). Dia tercatat tiga periode dan terpilih lagi periode 2019-2024. Berikutnya Sofiandi Susiadi,Wakil Ketua DPD, tercatat tiga kali menjadi anggota dewan. Dan keempat Drs. Suyatno.
Berdasarkan surat edara DPP Partai Golkar No.29/2019 dan Keputusan Munas V, sudah memenuhi sarat. Namun keputusan tetap ditangan DPP. “Kami akan melaporkan apa adanya. Siapa yang dipilih itu wewenang DPP berdasarkan kapasitas orang,” ucap Sahat kepada wartawan.
“Jadi, kita jangan silau dengan wakil ketua DPRD. Lagi pula kursi di dewan tidak murni milik caleg tersebut. Caleg lolos harus mengerti bahwa peran partai sangat besar, caleg juga punya andil suara”.
“Oleh sebab itu anggota dewan tidak boleh medit. Apalagi medit suara, medit dengan konstituen dan medit uang. Ingat bahwa kursi yang duduki tidak murni milik pribadi,” pungkasnya.
Beberapa pengurus DPD Provinsi yang hadir diantranya Wakil Ketua bidang hukum RB Zainal Arifin, Wakil Ketua bidang pemenangan pemilu Wachid Nurrahman, Wasek Syaifullah Ma’sum, anggota DPRD Jawa Timur Pranaya Yudha Mahardika. (min)





