“Untuk awal, kami fokus pada UMKM yang berdagang makanan, mereka nanti akan kami berikan gratis kompor listrik. Mereka tinggal pakai saja, biar mereka mencoba lebih dahulu keunggulan dari kompor induksi ini,” kata Edison.
Edison mengatakan bahwa kompor induksi listrik banyak memiliki keunggulan. Selain harganya yang pasti lebih irit dibanding kompor lainya, kompor ini juga ramah lingkungan. Sehingga ini bisa dikatakan sebagai upaya konversi energi.
“Dari beberapa penelitian, menggunakan kompor induksi lebih efisien. Dari sisi biaya yang dikeluarkan, lebih irit 20 persen dibandingkan dengan kompor gas. Selain juga lebih bersih dan ramah lingkungan, dan tentunya lebih aman,” kata Edison.
Program ini, kata dia, akan segera dijalankan dalam kurun satu bulan ke depan. Sebanyak 30 kompor akan diberikan gratis kepada UMKM untuk dipergunakan produksi.
“Nantinya, di kluster UMKM tersebut juga akan dilengkapi fasilitas internet. Kami kerja sama dengan anak perusahaan PLN untuk penyedianya,” pungkas Edison. (*)





