Dalam kesempatan itu, Saut juga memuji perkembangan daerah Banyuwangi. “Kenaikan kunjungan wisatawan, apa yang kita simpulkan dari situ? Artinya orang semakin suka lihat Banyuwangi,” kata Saut.
Dalam kesempatan itu, Saut bahkan menawarkan bantuan apa yang bisa dilakukan KPK untuk Banyuwangi. KPK, kata Saut, bisa turun membantu dari lima tugas KPK, mulai dari supervisi, monitoring, hingga koordinasi.
“Nanti ada kordinator wilayah, ada kordinator wilayah yang bertanggung jawab akan melihat secara detail apalagi yang bisa dibantu oleh kpk,” ujarnya.
Selama di Banyuwangi, Saut menggelar kegiatan berupa penyuluhan dan kampanye anti korupsi. Mulai mendongeng bersama anak TK dan SD, penyuluhan pelajar dan mahasiswa, hingga sosialisasi program KPK kepada pemangku kebijakan.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang hadir dalam acara tersebut, menghimbau semua ASN maupun masyarakat Banyuwangi untuk memanfaatkan kegiatan dari KPK tersebut. Seperti halnya memperkaya konten-konten edukatif anti korupsi hingga model-model pengisian LHKPN bagi para pejabat Banyuwangi.
“Gunakan kesempatan langka ini, sebaik mungkin. Manfaatkan untuk belajar dan meningkatkan integritas kita serta lingkungan kita,” ajaknya. (yin/jam)





