Semenjak dilakukan Underwater Restocking, hasil tangkapan ikan berukuran lebih besar dan bernilai ekonomi tinggi daripada sebelumnya.
Tidak hanya itu, banyak ditemukan jenis ikan yang berbeda dari sebelumnya sehingga mampu menjadi destinasi wisata baru seperti menyelam (diving) yang digemari wisatawan baik dalam maupun luar negeri.
Sementara itu, inovasi Ayo Kerja dan SimPADU-PMI merupakan inovasi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jatim. Inovasi ‘Ayo Kerja’ ini menyajikan layanan informasi, bimbingan konseling dan penempatan kerja yang dipadukan dengan pengembangan petugas fungsional pengantar kerja beserta layanan berbasis teknologi informasi.
Terdapat berbagai layanan di ‘Ayo Kerja’ seperti bursa kerja online, konsultasi karir online, job matching, dan bursa kerja bulanan (mini job fair).
Hasilnya, ada peningkatan jumlah lowongan kerja, informasi kerja lebih efisien, mudah diakses dengan jangkauan yang lebih luas.
Sedangkan inovasi simPADU-PMI (Sarana Informasi dan Pelayanan Terpadu Pekerja Migran Indonesia) merupakan layanan yang berisikan sarana informasi, konsultasi dan pengaduan yang terintegrasi dengan layanan pelatihan/sertifikasi serta Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) pekerja migran Indonesia.
Inovasi ini dikembangkan berdasarkan kondisi layanan penempatan dan perlindungan pekerja migran selama ini.
Dimana image bekerja ke luar negeri yang rumit dan birokratis, mahal, serta kurangnya pemahaman alur bekerja yang aman dan prosedural masih menjadi kendala para TKI asal Jatim di luar negeri.
Hal ini pula yang menyebabkan sebagian masyarakat Jatim memilih alasan jalur bekerja sebagai Pekerja Migran Non Prosedural atau menggunakan calo.
Program simPADU-PMI ini diharapkan mampu mengurangi keterbatasan akses informasi kerja ke luar negeri, membantu adanya kepastian alur, waktu dan transparansi biaya layanan dokumen melalui sarana Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA).
Juga sebagai upaya pemberdayaan pekerja migran Indonesia yang purna tugas untuk pengelolaan remitansi dan aktivitas ekonomi secara produktif melalui program Pro Empowerment. (min)