Selain launching BEKI, juga diperkenalkan maskot masing-masing tuan rumah.
Pertama, SI GIRO (mascot Kabupaten Gresik) adalah karakter kerbau giras yang menjadi simbil berkobarnya semangat masyarakat Gresik secara umum.
Kedua, LILO (mascot Kabupaten Lamongan). Bandeng dan Lele sebagai inspirasi bentuk dan karakter.
Lilo initial Lele Lokal yang khas Lamongan merepresentasikan kelincahan, kecerdasan dan semangat juang tanpa henti yang mampu mengobarkan jiwa dan semangat di Porprov VI ini.
Ketiga, SI LAWE (mascot kabupaten Tuban).
Si Lawe adalah simbol kuda yang membawa jiwa semangat, kecepatan, kekuatan, menjunjung nilai sportivitas, fair play dan penuh komitmen. SI Lawe ini adalah penggambaran dari sosok ketokohan RH Ronggolawe, Adipati Tuban.
Keempat, SI MELI (Maskot Kabupaten Bojonegoro). Si Meli adalah Mliwis Putih yang merepresentasikan kebanggaan masyarakat Bojonegoro yang berkepribadian lincah, cepat, cerdas dan berprestasi.
Porprov VI/2019 ini mengusung tema Jawa Timur Menembus Dunia.
Tema ini merupakan gambaran tekat dari ajang multievent ini agar menghasilkan atlet-atlet yang nantinya bisa berprestasi tingkat dunia, karena terbukti di event SEA Games dan Asian Games, atlet-atlet Jatim jadi backbone kontingen Indonesia. Sedangkan seiring dengan era 4.0, slogan dari Porprov VI/2019 adalah: Atlet milenial Jatim menuju prestasi puncak.
Porprov VI/2019 ini juga mencatatkan diri sebagai pekan olahraga provinsi terbesar di Indonesia karena total akan diikuti 7.818 atlet, 2.484 ofisial, total ada 10.302 peserta yang terlibat langsung dengan event ini.
Porprov VI/2019 ini akan Cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan/dilombakan adalah 40 cabor dan nomor yang dipertandingkan/dilombakan mencapai 525 nomor.
Gubernur Khofifah berharap pelaksanaan Porprov ke depan bisa kembali digelar dua tahun sekali. Terakhir Porprov digelar pada 2015 di Banyuwangi.
Gubernur Khofifah berharap dengan digelar dua tahun sekali pembinaan olahraga di Jatim tidak terlalu panjang untuk mencapai hasil.
Menurutnya, makin sering mereka berkompetisi akan makin terukur prestasi dan rekor-rekor bisa diciptakan dan dipecahkan.
Pelaksanaan Porprov VI/ 2019 diharapkan juga mampu mendongkrak sektor Usaha Kecil Menengah di masing-masing kabupaten tuan rumah. Terutama merchandise Porprov VI, apakah itu replica mascot, kaos, dan juga barang-barang lainnya. (guh/min)





