Asosiasi Pemkot Prancis, Surabaya dan UCLG Bersinergi Bantu Korban Palu

Asosiasi Pemkot Prancis, Surabaya dan UCLG Bersinergi Bantu Korban Palu

Risma juga memastikan bahwa Pemkot Surabaya akan membantu membangunkan 11 unit rumah tipe 36. Namun, sampai sekarang belum ada kejelasan lokasi. “Pemerintah di sana (Palu) belum menentukan lokasinya, jadi belum kita bangun,” tegasnya.

Sedangkan delegasi yang dari Prancis, Presiden UCLG ASPAC ini juga menjelaskan bahwa mereka akan membantu korban gempa dan tsunami Palu. Namun sebelum itu, mereka akan bertemu dulu dengan masyarakat di sana supaya bantuannya tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat, jika hal ini berhasil, maka berarti bisa minta bantuan juga ke daerah lainnya.

“Kalau yang delegasi ini, saya ketika bertemu di Madrid ngomong kepada mereka dan ternyata siap membantu Palu. Tapi detailnya seperti apa, kita akan bicarakan dulu dengan Wali Kota Palu,” ujarnya.

Sementara itu, Vice President of the Province Loire Atlantique France, Ms. Fanny Salle menjelaskan kedatangannya ke Surabaya untuk bertemu Wali Kota Risma karena dia merupakan orang yang sangat penting, terlebih dia adalah Presiden UCLG ASPAC. Bahkan, ia mengaku bersama-sama dengan UCLG ASPAC dan Pemkot Surabaya akan membantu korban gempa dan tsunami Palu.

“Kita juga mendiskusikan tentang bagaimana membantu keberlanjutan atau sustainability Palu setelah bencana beberapa waktu lalu,” kata Fanny.

Rencananya, 19 Juni 2019, Risma serta jajaran UCLG ASPAC akan meninjau lokasi yang terkena bencana. Hal itu penting untuk memberikan bantuan supaya tepat sasaran. “Bu Risma juga akan meresmikan Sentra UKM dan Pasar di sana yang merupakan bantuan dari masyarakat Surabaya,” katanya. (wt)