Ke Prancis, Risma Paparkan Daur Ulang Sampah Plastik

Ke Prancis, Risma Paparkan Daur Ulang Sampah Plastik
Warga mencoba kostum dan aksesoris yang dibuat dari sampah plastik yang didaur ulang.

“Termasuk pengelolaan sampah dan perkampungan di Surabaya yang banyak melibatkan masyarakat, sehingga partisipasi publik di Surabaya benar-benar nyata,” kata dia.

menurut Fikser, sebagai kota peraih penghargaan Adipura di Indonesia, tentu masalah sampah ini sudah beres dilakukan oleh Kota Surabaya. Makanya, keberhasilan Kota Surabaya dalam mengelola sampah dan daur ulang plastik mungkin bisa ditiru oleh daerah atau negara lain. “Ini suatu kebanggaan bagi kita dan warga Kota Surabaya,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Fikser, selain menjadi pembicara, Risma juga akan mengikuti serangkaian acara dengan berbagai tema selama tiga hari tersebut. Di hari pertama tanggal 12 Juni 2019, Risma akan mengikuti pembukaan debat tentang bahan pintar untuk pengelolaan air. Dilanjut hari berikutnya, pada 13 Juni 2019 rapat pleno sesi satu, dengan tema Menilai Kekritisan Materi Dengan Fokus Khusus Pada Geopolitik.

Berikutnya di hari yang sama dilanjut diskusi group dengan tema Efisiensi Bahan Dari Rantai Supplay Elektronik, dilanjut rapat pleno sesi dua Mengukur Kemajuan Kita dalam Menggunakan Bahan yang Kurang Pintar. “Semoga dengan kunjungan ini kita bisa berbagi pengalaman dan bisa menambah jaringan,” ujarnya. (wt)