Ia juga menjelaskan, langkah jangka panjang yang akan dilakukan yakni Puspa Agro bisa menjadi BUMD Pangan. Sehingga dapat melakukan fungsi stabilisasi.
“Dengan Bulog, kami juga melakukan koordinasi ketika serapan gabah cukup rendah. Kami koordinasi dan ternyata memang ada kekurangan gudang misalnya. Untuk bisa menyerap seluruh produk petani,” jelasnya.
Sementara itu, Mentan RI Amran Sulaiman mengapresiasi langkah yang dilakukan Gubernur Khofifah untuk membuat harga bahan pokok menjadi stabil menjelang dan pasca lebaran.
“Hari ini kita lihat pasar bersama Ibu Gubernur. Seperti diketahui Ibu Gubernur sangat luar biasa. Baru menjabat beberapa bulan, harga sudah stabil. Bahkan harga cabai di bawah HPP (harga pokok penjualan),” katanya.
Amran menjelaskan, bahan pangan selama Bulan Ramadhan dan menghadapi Idul Fitri stoknya cukup, harganya stabil dan bahkan dibawah HPP. Dirinya meminta agar Bulog membeli langsung hasil pertanian saat over supply. Bulog harus segera melakukan serapan hasil pertanian tersebut.
“Sekali lagi kami minta ke Bulog agar nanti menyerap cabai petani dengan harga minimal Rp. 8.000 per kg. Sekarang ini harganya Rp. 5.000 per kg. Begitu juga dengan beras dan gabah, agar para petani tetap berproduksi.
Kita harus jaga petani kita agar mereka terus berproduksi,” pungkasnya sambil menjelaskan bahwa dengan harga di bawah HPP, maka petani bisa merugi dan berhenti berproduksi. (jon)





