“Mari gunakan hak pilih untuk datang, menentukan wakilnya di parlemen, dan menentukan pilihan pemimpin Negara Indonesia ke depan,” kata Kapolres Rudi.
Untuk mensukseskan pemilu ke depan, lanjut dia, Forpimda Surabaya telah menyiapkan posko bersama. Melalui posko tersebut, pihaknya akan memonitor, melakukan penjagaan, hingga pengawalan terhadap pelaksanaan Pemilu 17 April mendatang. Mulai dari kampanye, masa tenang, pencoblosan, hingga perhitungan surat suara.
“Nanti (posko) akan berpusat di Polrestabes Surabaya, di dukung Bu Wali Kota, Korem dan aparat lainnya 24 jam duduk di sana. Kami semuanya Forpimda bersinergi untuk Pemilu 2019 ini,” jelasnya.
Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto menambahkan pihaknya bersama Kepolisian dan Pemkot Surabaya sudah melaksanakan pelatihan simulasi-simulasi pengamanan. Tujuannya, untuk menjamin dan memberikan rasa aman bagi masyarakat saat pelaksanaan pesta demokrasi tersebut.
“TNI dengan Kapolres sudah menyiapkan simulasi-simulasi untuk bisa menjamin rasa aman bagi masyarakat pada pelaksanaan pesta demokrasi tersebut,” tutupnya.
Selain wali kota, Kapolresta Surabaya dan Danrem 084/Bhaskara Jaya, acara juga dihadiri Kapolres Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, Kepala Kejari Tanjung Perak Rachmat Supriady dan Kasi Intel Kejari Surabaya. (wt)





