Menurutnya, hubungan sister city yang telah terjalin selama 25 tahun ini, bukan hanya sekedar kerja sama antar pemerintah. Melainkan kerja sama ini, dinilai sudah sangat melekat di hati warga Surabaya. “Mudah-mudahan tahun-tahun mendatang, kerja sama antara Surabaya dan Busan bisa berjalan terus dan semakin erat,” terangnya.
Wali Kota Busan Oh Keo-don mengungkapkan, Kota Busan memang menjalin sister city dengan 40 kota lebih. Namun menurutnya, kerja sama antara Surabaya dengan Busan dinilai yang paling erat. Apalagi, sejak kepemimpinan Wali Kota Risma, hubungan persaudaraan dua kota itu semakin lekat. “Saya pertama kali datang ke sini (Surabaya), setelah tujuh tahun yang lalu dan ini penyambutan yang luar biasa,” kata dia.
Bahkan, Oh Keo-don menyebut, jika di beberapa kota besar sekarang, banyak masyarakat yang berbicara tentang Kota Surabaya. Kendati demikian, ia menilai, sejak kepemimpinan Risma, Surabaya banyak berkembang. “Saya rasa Surabaya sekarang lebih banyak perkembangannya, saya lihat sekarang banyak taman-taman,” tuturnya.
Melalui kunjungan itu, Oh Keo-don berharap, hubungan kerja sama sister city kedua kota ini bisa terus meningkat, dan bisa memberikan manfaat untuk kedua kota. Dengan begitu, kedua kota ini bisa terus maju dan kerja sama ini semakin bermanfaat bagi warganya. “Saya berharap Surabaya bisa terus berkembang dan kerja sama ini bisa lebih erat dan kuat,” kata Oh Keo-don. (wt)





