” Kalau masalah anggaran belum diketahui.Tapi, yang jelas sudah dianggarkan di tahun 2018 yang bunyinya pengujian. Jadi tidak biaya tersendiri, pengujian sdh ada didalamnya.” Kata Narto.
Sementara saat dikonfirmasi mengenai besaran anggaran hingga ratusan juta rupiah yang diajukan oleh pihak ITS, Narto mengaku hal tersebut masih permohonan saja dari pihak ITS ” Itu masih permohonan saja ” akunya
Namun saat dikonfirmasi sudah dilakukanya pengujian,tapi belum ada kejelasan kontrak kerja ,Sunarto menjabarkan, jika pengujian tidak sama dengan kegiatan proyek .
” Uji berat jembatan ini, masalahnya berbeda dengan pengerjaan proyek” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum Kota Kediri melakukan uji kekuatan pada Jembatan Brawijaya yang sudah mangkrak pembangunanya hingga beberapa tahun.
Dan, dijadwalkan 2018 ini, jembatan diharapkan bisa dilanjutkan pembangunannya, usai dilakukan uji skala kekuatan jembatan oleh akademisi dari ITS. (bud)





