Kediri  

Seorang Pria di Kabupaten Kediri Mengamuk, Bacok 3 Orang Hinga Tewas

Seorang Pria di Kabupaten Kediri Mengamuk, Bacok 3 Orang Hinga Tewas
Terlihat salah satu jenazah korban pelaku R tertutupi oleh kain di salah satu halaman rumah Dusun Bangunmulyo, Desa Pojok, Kecamatan Wates Kabupaten Kediri

KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Seorang pria di Kabupaten Kediri, Jawa Timur tega membacok orang tua, kerabat dan Tetangganya, Senin (7/3/2022).

Kejadian berdarah tersebut terjadi di Dusun Bangunmulyo, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Akibat peristiwa itu, tiga orang dikabarkan tewas dan lainnya luka-luka. Pelaku diketahui merupakan warga sekitar berinisial R, awalnya tega membacok sang adik, Riyanti 34 tahun, hingga tewas di lokasi. Kemudian turut membacok dua tetangganya, Trinah 40 tahun dan Mujayanah 40 tahun, yang turut meninggal dunia akibat sabitan pelaku.

Tak hanya itu, Aksi pelaku berlanjut melukai tujuh korban lainnya yang kini dirawat di RS Surya Melati yakni Siswo 60) tahun, Tuminah 60 tahun yang merupakan ayah dan ibu kandung pelaku. Choirul 45 tahun, adik ipar pelaku sekaligus suami Riyanti korban yang meninggal dunia. Kemudian Aziz 75 tahun, Kasiyanto 50 tahun, Komariatun 45 tahun, dan Kristiono 50 tahun yang merupakan tetangga pelaku.

Seorang Pria di Kabupaten Kediri Mengamuk, Bacok 3 Orang Hinga Tewas
Petugas sedang memasukan salah satu jenazah kedalam mobil ambulance untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri

Kaur keuangan Desa Pojok, Aris Setiawan menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar 13.00 WIB. Sedangkan yang menjadi korban ada sekitar belasan orang, bahkan 3 di antaranya dikabarkan telah meninggal dunia.

Sebelum terjadi peristiwa itu, pelaku dan ibunya sempat cekcok di dalam rumah. Usai cek-cok, pelaku kemudian mengambil celurit dan membacok ibunya bernama Tuminah usia 60 tahun.

“Pelaku menganiaya ibunya, ayahnya dan adiknya yang berusaha melerai. Kemudian berlari ke rumah tangga dan menganiaya dengan sabit,” ujarnya.

Dugaan sementara setelah pria tersebut mengalami Depresi akibat setelah di PHK dari pekerjaan sebelumnya sebagai kuli batu.

“Iya, menurut keterangan warga sekitar pria itu mulai pendiam setelah berhenti bekerja seminggu yang lalu, padahal dia itu khusyuk dan rajin ibadah,” katanya.

Pria yang akrab disapa Aris, mengatakan, pelaku melukai sejumlah korban secara membabi buta. Dia bahkan tidak punya waktu untuk menghitung korban yang berjatuhan. Namun, menurut informasi yang diperoleh, sejumlah orang telah dibawa ke rumah sakit. Sementara itu, 3 di antaranya diketahui meninggal dunia.