SURABAYA (WartaTransparnsi.com) – Harapan peserta kompetisi Liga 1 dan 2 untuk mendapatkan kenaikan subsidi dalam lanjutan kompetisi tahun ini yang berlangsung di tengah pandemi virus corona terancam kandas.
Itu bila target sponsorship tidak bisa dipenuhi PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Dalam lanjutan dua kompetisi sepakbola profesional itu, klub Liga 1 direncanakan mendapat Rp800 juta pertermin. Angka tersebut lebih besar dibandingkan sebelum ada pandemi yang hanya Rp520 juta.
Begitu juga dengan klub Liga 2. Subsidi yang akan diterima pertermin bagi masing-masing klub di tengah pandemi mengalami kenaikan 100 persen, sehingga klub bakal menerima Rp200 juta.
Hanya saja, angka itu masih belum pasti. Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita mengatakan, besaran subsidi nantinya tergantung pemasukan dari sponsor.





