JAKARTA (WartaTransparansi.com) – Chelsea bangkit menundukkan tuan rumah Aston Villa 2-1 dalam laga pekan ke-30 Liga Inggris yang digelar tanpa penonton karena pandemi COVID-19 di Stadion Villa Park, Birmingham, Minggu, berkat keberhasilan mencetak dua gol dalam kurun waktu tiga menit.
Sedangkan Villa (27) tertahan di zona degradasi, menempati urutan ke-19, dengan kebutuhan dua poin untuk mengamankan diri di kasta tertinggi, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.
Menghadapi Chelsea yang berjuang untuk memutus catatan nirmenang dalam empat laga tandang terakhirnya, Villa memilih untuk mempertebal lini pertahanan mereka sembari mencari-cari kesempatan untuk melancarkan serangan balik.
Pada menit ke-21 Mason Mount mengancam pertahanan tuan rumah lewat tembakan jarak jauh yang masih bisa ditepis oleh kiper Orjan Nyland dan hanya berbuah sepak pojok.
Sepuluh menit kemudian Willian mengirimkan umpan tarik tajam ke muka gawang Villa, tetapi tak satu pun rekan-rekannya mampu menyambut bola dan sesaat kemudian tendangan jarak jauh Mateo Kovacic bisa diamankan oleh Nyland.
Di sisi gawang berbeda, Kepa Arrizabalaga melakukan penyelamatan gemilang untuk menghalau tembakan spekulasi Anwar El Ghazi.
Pada menit ke-40, Mount berhasil melewati hadangan Matt Targett sebelum mengirim umpan terukur ke area tiang jauh, sayang penyelesaian Ruben Loftus-Cheek melenceng dari sasaran.
Tiga menit kemudian, malah tuan rumah yang berhasil mencuri keunggulan ketika Douglas Luiz mengirim umpan silang yang berhasil disambut oleh Hause untuk menaklukkan Kepa dan membawa Villa memimpin 1-0 atas Chelsea.
Keunggulan Villa bertahan setelah babak pertama diakhiri dengan tembakan voli Kovacic yang sudah tak terjangkau oleh Nyland masih menyamping di sisi gawang.





