JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan menginformasikan bahwa arah angin yang terus berubah menyulitkan pemadaman kebakaran hutan di Gunung Ciremai, Jawa Barat Jumat (9/8/2019).
Pantauan BPBD api menyala tidak hanya di bekas areal terbakar tetapi menjalar ke sekitar perbatasan antara habitat edelweis dan hutan alam di wilayah timur, sedangkan angin bertiup ke arah utara. Arah dan kecepatan angin memicu terjadinya loncatan bara api yang dapat memperluas areal terbakar. Pada pukul 15.30 WIB api membesar dari pos 5 ke Loji atau area dekat kawah burung. Selanjutnya pada pukul 17.00 WIB ditemukan 2 titik api baru.
Selain kondisi angin, lokasi kebakaran berada di atas ketinggian 2.600 m di atas permukaan laut.
Kendala selanjutnya adalah sumber daya manusia yang terbatas dengan dukungan prasarana terbatas. Penanganan tim darat masih menggunakan cara manual.
Dukungan 2 heli jenis Bell belum optimal untuk melakukan pengeboman air atau water-bombing. Besok direncanakan untuk pengemboman, pada pukul 06.00 – 10.00 WIB. Estimasi luasan hutan terbakar sekitar 328 hektar.





