Mataram – Sebagian masyarakat Pulau Lombok termasuk Kota Mataram melanjutkan tradisi puasa sunah Syawal hingga enam hari ke depan, setelah sebelumnya berpuasa selama sebulan di bulan Ramadhan.
Saleha (50) salah seorang warga Mataram, di Mataram Kamis mengatakan, berpuasa enam hari setelah puasa wajib di bulan Ramadhan merupakan tradisi bagi sejumlah warga terutama mereka yang usia lanjut.
“Ini sudah menjadi kebiasaan saya kalau tidak puasa rasanya kurang afdol, sehingga apapun alasannya puasa sunah di bulan Syawal tetap diupayakan,” katanya.
Hal tersebut berdasarkan sabda Rasulullah yang menyebutkan “barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian mengikutinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa setahun”.
Oleh karena itu, sejumlah petugas masjid di Kota Mataram masih tetap membangunkan warga untuk makan sahur melalui pengeras suara sebagaimana pada bulan Ramadhan dan ini ditujukan kepada orang-orang yang akan melaksanakan puasa sunah.





