Surabaya – Wali Kota Tri Rismaharini mengatakan, dalam waktu dekat Surabaya akan memiliki lapangan tembak bertaraf internasional. Dipastikan, pembangunan gedung yang berlokasi di kawasan Kedung Cowek Surabaya itu akan tuntas tahun 2019 ini.
Risma memastikan arena untuk latihan menembak itu ditargetkan rampung tahun ini dan diusahakan bisa berfungsi tahun ini. “Tapi ini masih ada satu lagi yang harus kita bangun, tapi Insya Allah tahun ini kelar semuanya,” kata Risma di lokasi.
Bagi dia, pembangunan lapangan tembak internasional ini sangat penting karena ternyata Kota Surabaya sudah dipercaya dan sudah dikenal oleh para shooter profesional. Bahkan, beberapa waktu lalu rencananya Surabaya dijadikan tempat kejuaraan dunia menembak, tapi karena lapangan itu belum selesai, maka dibatalkan dulu. “Nah, kalau nanti ini sudah selesai, saya nanti akan tawarkan ke mereka, mungkin tahun 2020 kejuaraan dunia menembak bisa dilakukan di sini,” katanya.
Bagi Risma, pembangunan lapangan tembak internasional itu sangat potensial. Sebab, selama ini banyak shooter profesional dari dalam dan luar negeri yang sering menggelar acara di Surabaya.
Dia berharap, jika pembangunan lapangan ini sudah selesai, ke depan bisa disewakan. “Saat ini sudah disusun Perda untuk sewa lapangan itu. Yang jelas kita memanfaatkan lahan-lahan kita, karena tidak ada yang tahu barangkali suatu saat nanti Surabaya bisa jadi tempat untuk Olimpiade, makanya di sini dibangun lapangan tembak ini,” ujarnya, Rabu (29/3/2019).
Kepala Bidang Bangunan Gedung DKPCKTR Surabaya Iman Krestian Maharhandono menjelaskan, lapangan tembak internasional itu dibangun di atas lahan seluas 3 hektare milik Pemkot Surabaya. Dalam satu lokasi, akan dibangun dua arena lapangan tembak ‘outdoor’ dan ‘indoor’.





