Sidoarjo, Wartatransparansi.com – Menjadi carteker bukan hal baru bagi sosok Nurul Huda, assisten pelatih Deltras FC. Di musim lalu Huda juga menjadi carteker menggantikan Alm Bejo Sugiantoro karena sanksi di babak 8 besar musim 2024/2025.
Bahkan Di musim sebelumnya 2022/2023, Huda kembali dipercaya manajemen menjadi asisten pelatih dibawa komando head coach Ibnu Grahan kala itu. Musim 2023/2024 pun sama. Huda masih menjadi bagian Deltras bersama head coach Widodo C Putro.
Kini pria asli Desa Klagen, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo kembali di daulat manajemen Deltras FC untuk membawa tim di sisa 6 pertandingan pasca dilepasnya Widodo Cahyono Putro dari tim.
Semasa karirnya sebagai pemain, ia cukup banyak malang melintang di beberapa klub ternama Liga Indonesia. Mulai dari Persebaya, Persikabo Bogor, PSIM, Pelita Jaya, PSIS Semarang, Persema Malang hingga cukup lama di Persijap Jepara.
Usai pensiun, Huda pun tak bisa jauh dari lapangan hijau. Ia pun sempat menjadi pelatih salah satu akademi di Sidoarjo, lalu 2017 silam ia menahkodai Deltras U-17 di Piala Soeratin. Dan di tahun 2020 ia juga sempat menangani Bhayangkara U-18. Baru musim 2020/2021 lalu, Huda sapaan akrabnya menjadi bagian tim kepelatihan Deltras FC untuk mengarungi Liga 3.
Kala itu ia menjadi asisten pelatih bersama Agung Prasetyo (pelatih kiper) M. Khusen (asisten pelatih) dan pelatih kepalanya M. Zein Alhadad. Bersama The Lobster di musim pertamanya itu, Huda mampu membawa Deltras promosi ke Liga 2. (*)





