Kediri  

Mbak Wali Turun ke Pasar Pahing, Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu Jelang Imlek dan Ramadan

Mbak Wali Turun ke Pasar Pahing, Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu Jelang Imlek dan Ramadan
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati berdialog dengan pedagang sayur saat meninjau harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Pahing, Selasa (10/2/2026), menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan (Foto: istimewa).

KEDIRI WartaTransparansi.com – Menjelang perayaan Imlek dan datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Kediri mulai pasang radar. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati turun langsung ke Pasar Pahing. Ia memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok tetap aman di tengah gejolak musim penghujan.

Blusukan ini bukan sekadar seremonial. Mbak Wali, sapaan Wali Kota memantau langsung lapak pedagang, menanyai harga, hingga mengecek stok bahan pokok yang paling sensitif bagi dapur warga.

“Kita ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat aman karena ini menjelang Imlek dan Puasa Ramadan. Kemudian kita juga ingin memastikan bahwa harga bahan pokok di sini stabil. Artinya dijual dengan harga yang terjangkau, dan ketika melonjak ini tidak merugikan masyarakat,” ujarnya, Selasa 10 Februari 2026.

Hasil pantauan menunjukkan sinyal waspada. Sejumlah komoditas mulai merangkak naik. Bawang mengalami kenaikan, sementara cabai mencatat lonjakan paling tajam. Per hari ini, harga cabai bahkan menyentuh Rp90 ribu per kilogram, angka yang cukup membuat ibu rumah tangga menarik napas panjang.

Mbak Wali tak menutup mata. Pemerintah Kota Kediri, kata dia, telah menyiapkan langkah berlapis untuk meredam gejolak harga. Pemantauan rutin akan diperketat, koordinasi dengan produsen dan distributor terus digencarkan. Dari hasil komunikasi, beberapa produsen mengakui adanya gagal panen akibat musim hujan yang berkepanjangan.

“Tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan OPM agar harga kebutuhan pokok ini tetap stabil. Intinya jangan sampai masyarakat merasa dirugikan karena ada lonjakan harga yang cukup signifikan. Nanti OPM seperti biasa menjual bahan-bahan pokok dan komoditas yang diperlukan,” jelasnya.

Penulis: Moch Abi Madyan