Kediri  

Persik vs Persebaya: Latihan Bersama Jilid Dua, Masih Soal Chemistry dan Taktik Musim Baru

Persik vs Persebaya: Latihan Bersama Jilid Dua, Masih Soal Chemistry dan Taktik Musim Baru
Yusuf Meilana, winger andalan Persik Kediri, melepaskan tendangan keras saat latihan bersama melawan Persebaya Surabaya, Jumat, 25 Juli 2025. (Foto : Istimewa)

KEDIRI (WartaTransparansi.com) — Stadion Gelora 10 November Surabaya kembali jadi saksi pertemuan dua kekuatan lama Jawa Timur. Bukan dalam atmosfer kompetisi resmi, tapi tensi tetap terasa saat Persik Kediri dan Persebaya Surabaya berlatih bersama, Jumat sore, 25 Juli 2025. Pertemuan ini merupakan kali kedua dalam bulan yang sama, setelah sesi serupa digelar pada 16 Juli lalu.

Meski disebut latihan, skor tetap tercatat: Persik unggul tipis 1-0 atas Bajul Ijo. Namun manajer Persik Kediri, M. Syahid Nur Ichsan, menegaskan hasil bukanlah hal utama. Fokus mereka adalah membangun kohesi tim yang baru ditambal dengan sejumlah pemain anyar.

“Latihan bersama ini sangat perlu dilakukan, sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League musim 2025–2026,” ujar Syahid usai laga latihan, Jumat 25 Juli 2025.

Syahid tak menampik latihan “Ini membantu pelatih membaca kondisi tim, sekaligus mengevaluasi dan merancang program latihan yang lebih tajam ke depan. Sekaligus  membangun chemistry antar pemain menjadi pekerjaan rumah besar jelang musim baru. Sejumlah pemain baru masih dalam tahap adaptasi, dan sesi latihan bersama tim-tim selevel dianggap sebagai jembatan penting menuju kesolidan.

“Progres dari pekan ke pekan cukup positif. Tapi yang kita bangun bukan hanya fisik dan strategi, tapi juga pemahaman antar pemain. Ini bukan pekerjaan semalam,” tambahnya.

Kemenangan tipis atas Persebaya memang menjadi kabar baik, tapi dalam tubuh Persik, kemenangan ini bukan untuk dibesar-besarkan. Justru, agenda latihan seperti ini akan terus diperbanyak.

“Yang terpenting, mereka saling mengerti satu sama lain di lapangan,” kata Syahid.

 

Sesi latihan bersama yang kian rutin ini memperlihatkan pola persiapan Persik Kediri yang lebih sistematis. Di balik latihan tertutup dan minim sorotan, tim berjuluk Macan Putih itu sedang membangun fondasi baru: kolektivitas. Tak melulu soal strategi pelatih atau kedalaman skuad, tapi menyatukan kepala-kepala yang berbeda dalam satu ritme permainan.

Penulis: Moch Abi Madyan