Sulawesi – Bergulirnya tahapan perhelatan pemilihan Presiden 2019-2024, diramalkan berbagai kalangan sebagai penentu kemajuan pembangunan Indonesia kedepan. Dari prediksi akar rumput atau gress root hingga para pakar memperkirakan para capres dan cawapres akan saling berlomba menawarkan berbagai program unggulan. Namun, para capres dan cawapres diharapkan bisa menawarkan program yang dapat lebih menggigit atau berpihak dan membantu masyarakat kecil.
Misalnya saja, Program Pemberantasan Pengganguran (P3). Sejauh ini menurut berbagai kalangan para capres, cawapres dalam agenda programnya hanya terfokus pada infrastruktur. Walaupun tidak dipungkiri pentingnya pembangunan infrastruktur demi pendukung berbagai sektor kemajuan pembangunan. Namun demikian pembangunan infrastruktur haruslah didukung dengan pengurangan pengangguran atau menciptakan program p3 alias pembukaan lapangan kerja nyata.
Rahman (49), seorang buruh kasar yang juga seorang nelayan menuturkan, jika harapnya kedepan bagi para capres dan cawapres yang akan berlomba bisa mengedepankan program pembukaan lapangan kerja dan modal usaha tanpa anggunan. “Walaupun masih sekedar janji politik akan tetapi kami berharap siappun presiden 2019-2024, bisa memperbaiki pendapatan ekonomi masyarakat kecil, khususnya buruh kasar. “Harapnya.