Sekretaris DPD LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, menambahkan pentingnya memastikan aspirasi yang dihimpun benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Komunikasi yang harmonis dengan para pemangku kepentingan di Kediri, mulai dari jajaran birokrasi hingga pimpinan ormas lain, sangatlah penting. Kami ingin memastikan suara dari bawah tersampaikan dengan baik. Dengan begitu, LDII bisa terus hadir sebagai organisasi yang responsif dan solutif bagi permasalahan di Kota Kediri,” jelasnya.
Ia menilai Munas X tidak hanya menjadi forum konsolidasi internal, tetapi juga momentum memperkuat kontribusi organisasi dalam pembangunan bangsa. Oleh sebab itu, aspirasi dari daerah diharapkan mampu mencerminkan kebutuhan riil masyarakat.
LDII Kota Kediri menargetkan hasil serapan aspirasi ini dapat memberikan rekomendasi konkret dalam forum Munas mendatang. Dengan pendekatan tersebut, kebijakan yang dihasilkan di tingkat nasional diharapkan lebih relevan dengan kondisi di daerah.
“Dengan semangat Idul Fitri, LDII Kota Kediri berkomitmen untuk terus mempererat sinergi demi menjaga kerukunan serta mempercepat pembangunan di Kota Kediri selaras dengan visi nasional,” pungkasnya.(*)





