“Ramadhan merupakan waktu memanfaatkan semua kesempatan untuk terus bergerak menghadapi semua tantangan, terutama perekonomian yang harus terus bangkit,” tambahnya.
Selain menjadi ajang promosi produk UMKM, bazar ini juga memberikan alternatif bagi masyarakat untuk berbelanja kebutuhan sembari menunggu waktu berbuka puasa.
“Momentum Ramadan ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menikmati suasana ngabuburit dengan berbelanja di Bazaar SAE sekaligus berwisata bersama keluarga di Kampung Coklat,” tandasnya.
Muashomah menegaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memajukan ekonomi lokal, mendukung produk UMKM kader, serta mendorong kemandirian perempuan, khususnya kader Fatayat NU di Kabupaten Blitar dan sahabat Anggia Ermarini
Sementara itu, Sekretaris PCNU Kabupaten Blitar, Akhsin, menyampaikan apresiasi kepada para santri dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, khususnya Tim SAE dan Kampung Coklat.
“Bazar ini merupakan wujud nyata kreativitas sekaligus kemandirian santri dan warga NU dalam memperkuat perekonomian melalui UMKM,” ujar Akhsin.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menumbuhkan kecintaan terhadap produk lokal.
“Dengan hadirnya bazar ini, diharapkan masyarakat Blitar semakin mencintai produk lokal, terutama jajanan tempo dulu, sekaligus menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan santri serta mendukung perkembangan ekonomi berbasis kerakyatan di Kabupaten Blitar,” imbuhnya. (*)





