Prabowo–Khofifah Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang, Tegaskan NU Pilar Persatuan Bangsa

Prabowo–Khofifah Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang, Tegaskan NU Pilar Persatuan Bangsa

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa NU telah membuktikan diri sebagai organisasi keagamaan sekaligus kebangsaan yang tetap relevan selama satu abad. NU dinilai konsisten mengusung Islam moderat atau Islam wasathiyah yang menjunjung toleransi, tradisi kenusantaraan, serta kontribusi nyata dalam pembangunan peradaban.

“NU mengembangkan Islam moderasi yang menjaga tradisi, toleransi, dan berkontribusi melalui lembaga-lembaga pendidikan,” kata Khofifah.

Ia menyebut jaringan pesantren NU, baik tradisional maupun modern, tersebar luas di seluruh Indonesia dan berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, serta penguatan nilai kebangsaan.
“Ibarat rumah, NU adalah rumah besar yang kokoh, teduh, dan penuh toleransi bagi keberagaman,” tambahnya.

Sebagai Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah menegaskan bahwa NU bukan milik kelompok tertentu, melainkan menjadi rumah besar bagi seluruh umat Islam Indonesia.

Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat lintas agama di Kota Malang, yang turut menjaga kelancaran Mujahadah Kubro.

“Atas nama warga NU Jawa Timur, kami juga mohon maaf kepada masyarakat Malang apabila selama kegiatan terdapat ketidaknyamanan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Fahrizal ArnasEditor: Amin Istighfarin