Jambore E-Sport KNPI Cup 2025 Menjadi Etalase Atlet Digital Kota Kediri
Peserta tak hanya datang dari Kota Kediri, tetapi juga dari Tulungagung hingga Pasuruan. Ajang ini tak sekadar menjadi kompetisi e-sport, melainkan turut menggerakkan sport tourism sekaligus membuka jalan pembinaan atlet digital muda yang berpotensi mengharumkan nama Kota Kediri.
Ketua DPD KNPI Kota Kediri, Munjidul Ibad, menegaskan Jambore E-Sport KNPI Cup merupakan ruang strategis bagi pemuda untuk menyalurkan minat dan bakat secara positif. Menurutnya, e-sport kini menjadi cabang olahraga yang memiliki daya tarik besar sekaligus peluang prestasi.
“Jambore E-Sport KNPI Cup ini adalah bentuk dukungan kami untuk menumbuhkan kreativitas pemuda, sekaligus melatih persatuan, sportivitas, kecerdasan, dan kekompakan tim,” ujarnya.
Munjidul menilai potensi atlet e-sport di Kota Kediri sebenarnya sangat besar. Namun, minimnya wadah kompetisi membuat banyak talenta lokal belum terpantau secara optimal.
“Sebetulnya atlet e-sport di Kota Kediri itu banyak. Karena wadahnya kurang, akhirnya tidak kelihatan. Dengan sering menggelar turnamen seperti ini, bibit-bibit atlet akan muncul dan ke depan bisa membawa nama harum Kota Kediri,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin agar pembinaan atlet e-sport berjalan lebih terstruktur dan berkelanjutan, sejalan dengan arah pembangunan kepemudaan di Kota Kediri.
Sementara itu, Ketua ESI Kota Kediri, Irzadi Nirwan, mengungkapkan tingginya animo peserta dalam Jambore E-Sport KNPI Cup 2025. Total peserta mencapai sekitar 835 orang dengan dua jenis permainan esport yang dipertandingkan.
“Antusiasme peserta sangat tinggi. Cabang yang dilombakan ada dua, yaitu mobile legends dan free fire. Untuk total hadiah uang pembinaan sebesar Rp 4 juta,” jelasnya.
Irzadi menilai besarnya partisipasi menunjukkan e-sport telah menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus ruang prestasi baru bagi generasi muda. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi untuk memperkuat ekosistem e-sport Kota Kediri agar mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional.
Ketua KNPI, ESI, dan Humas KONI Kota Kediri menyampaikan komitmen pembinaan atlet e-sport melalui Jambore E-Sport KNPI Cup 2025 saat diwawancarai awak media.(Foto: Moch Abi Madyan)[/caption]Dukungan juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri. Humas KONI Kota Kediri, Rino Hayyu Setyo, menyebut Jambore E-Sport KNPI Cup 2025 sejalan dengan visi pengembangan sport tourism Kota Kediri.
“KONI pada prinsipnya mendukung penuh kegiatan seperti ini. Ini menjadi awal yang baik, terutama di akhir 2025, dan bisa dikembangkan lebih besar lagi pada 2026,” kata Rino.
Ia menambahkan, KONI menaruh harapan besar pada ESI Kota Kediri untuk mencetak atlet e-sport berprestasi yang siap bersaing di ajang resmi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
“Kami menargetkan minimal satu medali emas di Porprov 2027. Memang sebelumnya e-sport belum menyumbang medali, tapi itu bukan kegagalan. Olahraga prestasi itu soal jam tanding, jam latihan, mental, dan fisik,” tegasnya.
Rino juga menyinggung wacana Kota Kediri sebagai tuan rumah Porprov 2029. Menurutnya, seluruh cabang olahraga, termasuk e-sport, harus mulai mempersiapkan diri sejak dini.
“Event seperti Jambore E-Sport ini sangat penting untuk membangun mental tanding atlet. Mental, fisik, dan semangat harus dibangun sejak sekarang,” pungkasnya.
Melalui Jambore E-Sport KNPI Cup 2025, sinergi KNPI, ESI, dan KONI diharapkan mampu memperkuat ekosistem olahraga digital sekaligus menegaskan posisi Kota Kediri sebagai kota ramah atlet dan sport tourism berbasis prestasi.(*)
Posting Komentar untuk "Jambore E-Sport KNPI Cup 2025 Menjadi Etalase Atlet Digital Kota Kediri"