Ciptakan Generasi Emas,Pemkab Jember Libatkan OSIS SMA,SMK,dan MA Perangi Pernikahan Dini dan Stunting
Hadir dalam acara tersebut diantaranya Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jember Edy Budi Susilo dan pengurus OSIS SMA/SMK/MA se-Kabupaten Jember, Dispendik,Dinsos ,Dinkes dan pihak terkait.
Di ketahui dalam kegiatan itu Pemerintah Kabupaten Jember mengajak pelajar untuk menjadi agen perubahan dalam pencegahan pernikahan dini dan stunting demi mewujudkan Generasi Emas Jember yang sehat, cerdas, dan produktif.
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan pengurus OSIS dari 175 SMA/SMK/MA se-Kabupaten Jember tersebut adalalah sosialisasi menyoroti keterkaitan antara pernikahan dini dan risiko stunting pada anak.
Mewakilinya bupati Jember Edy Budi Susilo Kepala Dispora mengatakan mengatakan bahwa pernikahan dini dan stunting telah menjadi perhatian khusus pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Menurutnya Pemkab Jember mendorong kali ini utamanya pelajar menjadikan isu pencegahan pernikahan dini sebagai program kerja OSIS.
"Oleh karenanya kami menghimbau para peserta untuk mengampanyekan pesan pencegahan melalui media sosial dan kegiatan positif di sekolah, terangnya.
Upaya ini diharapkan dapat mendukung lahirnya generasi muda Jember yang sehat, berpendidikan tinggi, dan berakhlak mulia, tandasnya.
Dari informasi yang ada dan selalu di tegaskan oleh Bupati Fawaid di setiap pertemuan dan kunjungan kerjanya selalu di tekankan kepada jajaran di bawahnya baik OPD,Camat serta Kades di kabupaten Jember untuk memprioritaskan agar stunting dan kematian ibu dan anak bisa di tekan seminimal mungkin.
Seperti program program lewat pemberdayaan posyandu,pemenuhan gizi ibu dan anak baik menyusui maupun ibu hamil ,dan layanan kesehatan gratis lewat program UHC atau lebih dikenal dengan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang ber KTP Jemver. (*)
Posting Komentar untuk "Ciptakan Generasi Emas,Pemkab Jember Libatkan OSIS SMA,SMK,dan MA Perangi Pernikahan Dini dan Stunting"