Ia menambahkan, materi yang diberikan narasumber bertujuan memperkuat akhlak dan mental remaja agar mampu menyaring pengaruh negatif. “Serap ilmu dari narasumber sebanyak-banyaknya. Ini kesempatan kalian untuk berdiskusi, belajar dan mengembangkan diri kalian di luar sekolah,” jelasnya.
Wali kota termuda tersebut berharap karakter dan kualitas remaja Kota Kediri terus meningkat. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung program yang fokus pada pembangunan generasi muda. “Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Kalian ini adalah harapan bagi Kota Kediri dan bangsa Indonesia,” pungkasnya.
Ketua TP PKK Kota Kediri, Faiqoh Azizah Muhammad Qowimuddin, menambahkan bahwa PRAMESWATI merupakan program Pokja II PKK. Ia menyebut antusiasme peserta sangat tinggi dengan total 280 peserta, terdiri dari pengurus PKK, perwakilan remaja kelurahan, serta remaja dari pondok pesantren.
Ia merinci tiga narasumber yang hadir, yakni psikolog Nita Yuli Purwanti dengan materi penguatan mental Gen Z, dr. Hessi Harisawati yang membawakan materi gizi remaja putri, serta Ustadz Darwis yang menyampaikan materi akhlak remaja. “Program ini dirancang untuk pendidikan karakter dan kesehatan pada remaja. Agar mereka mampu mengelola diri untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan. Dimana remaja ini adalah aset bangsa,” imbuhnya.(*)





