Salah satu peserta, Ratnaifi Kurnia, guru Bahasa Inggris di SMPN 1 Binangun, menilai pelatihan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan mutu pendidikan.
“Kami belajar tentang konsep-konsep utama pembelajaran mendalam, inquiry kolaboratif, dan praktik menyusun RPP dengan roh pembelajaran bermakna, sadar, dan menggembirakan. Harapannya, anak-anak bisa tumbuh dengan karakter kuat, berpikir kritis, kreatif, dan berakhlak baik,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak penyelenggara lokal menyebut kegiatan ini juga berdampak positif bagi sekolah tempat pelatihan berlangsung. Meski tidak menjadi peserta, guru-guru di sekolah tersebut turut mendapatkan inspirasi dari kegiatan talkshow dan showcase hasil karya peserta pelatihan.
“Kami ikut belajar dari para peserta, terutama tentang inovasi pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna. Harapannya, anak-anak nantinya bisa belajar dengan lebih joyful, mindful, dan menerapkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari,” kata salah satu penyelenggara kegiatan.
Dengan berakhirnya pelatihan tahap pertama ini, para peserta diharapkan menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pembelajaran yang lebih mendalam, kolaboratif, dan berorientasi pada kebahagiaan serta kesuksesan peserta didik di Kabupaten Blitar. (*)





