SEA Games 2025 Terancam Batal karena Konflik Bersenjata Thailand-Kamboja

SEA Games 2025 Terancam Batal karena Konflik Bersenjata Thailand-Kamboja

Di luar aspek keamanan, konflik ini juga memperuncing rivalitas dalam arena olahraga. Thailand dan Kamboja telah lama bersitegang terkait klaim atas seni bela diri tradisional—Muay Thai dan Kun Khmer. Meski tampak serupa, masing-masing negara mengklaim sebagai pemilik sah dari warisan budaya tersebut.

Sejarah menunjukkan bahwa konflik politik kerap berdampak pada dunia olahraga. Invasi Rusia ke Ukraina membuat Rusia dilarang tampil di Olimpiade 2024. Yugoslavia juga pernah dicoret dari Piala Dunia 1994 akibat Perang Balkan. Bahkan, dua perang dunia menyebabkan pembatalan Olimpiade dan Piala Dunia pada abad ke-20.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Thailand terkait pembatalan atau penundaan SEA Games 2025. Thailand juga dijadwalkan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Voli Putri pada Agustus dan Grand Prix Taekwondo pada September. Semua agenda tersebut kini berada dalam bayang-bayang ketidakpastian akibat eskalasi konflik. (*)

Penulis: Fahrizal Arnas