Bencana Longsor Telan Dua Orang Meninggal Di Jombang, Sumardi Tawarkan Relokasi

Bencana Longsor Telan Dua Orang Meninggal Di Jombang, Sumardi Tawarkan Relokasi
Anggota Komisi A DPRD Jatim Sumardi (tengah) bersama Kades Sambirejo Sungkono dan anggota fraksi Golkar Kab. Jombang Arif Sutikno. (foto/istimewa)

“Karena masyarakat tetap ada rasa kurang kepercayaan atau trauma terhadap bencana. Utamanya memberikan penguatan mental agar tidak kembali ke lokasi yang terdampak,” ujar Sungkono.

Sungkono menyatakan tahun 2024 lalu sebelum bencana ini terjadi dan memakan korban, pihaknya sudah mengingatkan warga yang tinggal di area tersebut untuk pindah berdasarkan assessment BPBD Jombang.

Sebab, lokasi rumah warga sangat rawan tertimpa longsor. Total ada 12 rumah yang berada di bawah tebing dan 16 rumah lainnya yang masuk di zona merah.

Dari 28 rumah itu, hanya ada dua orang yang mau direlokasi tahun 2024 dan warga lain menolak.

“Ya, tahun lalu sudah diingatkan, tapi hanya dua warga yang mau relokasi. Harapannya semua rumah warga yang terdata di zona merah mau direlokasi,” katanya.

Saat itu, puluhan warga tersebut berada di pengungsian Gedung Sanggar Seni Desa Sambirejo terutama wanita dan anak-anak.

Sedangkan, kaum lelaki tetap berada di rumah masing-masing di pagi hari karena menjaga hewan ternak, harta benda, dan juga bekerja.

sebab, kondisi cuaca saat ini masih bisa menyebabkan terjadinya longsor susulan.

“Sementara utamanya wanita dan anak-anak kami minta ke pengungsian, kalau yang bapak-bapak malam hari baru ke sini. Tapi kalau turun hujan, segera keluar (dari rumah) dan ke pengungsian. Takut nanti ada longsor (susulan) lagi,” katanya.

Sementara itu, Rini Setyowati, 34 tahun, salah satu warga yang rumahnya berada di lokasi rawan longsor itu mengaku ingin segera direlokasi setelah terjadinya peristiwa longsor yang menyebabkan dua orang meninggal dunia.

“Iya siap (relokasi). Sudah dari tahun lalu tapi orang-orang gak mau pindah. Tapi pas kejadian ini akhirnya jadi mau,” harap ibu 3 anak ini. (*)

Penulis: Amin Istighfarin