KEDIRI (WartaTransparansi.com) – Partai Golongan Karya (Golkar) membuka peluang untuk berkoalisi dengan partai lain di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Partai berlogo pohon beringin ini berhasil di urutan kedua pemenang Pemilihan legislatif (Pileg) Kota Kediri 2024, setelah Partai Amanat Nasional (PAN).
Dari sebelumnya 2 kursi di Pileg 2019, Golkar sukses menambah 3 kursi sekaligus menjadi total 5 kursi DPRD Kota Kediri periode 2024-2029.
” Kepastian partai mana yang akan bergabung masih melihat perkembangan politik lokal, dan saat ini masih mencari partai yang se visi,” kata Ketua DPD Golkar Kota Kediri Sujono Teguh Wijaya, usai pertemuan internal partainya, Minggu (24/3/2024) malam.
Ia juga membenarkan kadernya Vinanda Prameswari masuk bursa calon Wali Kota pada Pilkada serentak 2024. Sosok Vinanda merupakan Ketua Harian Relawan Suket Teki Nusantara (RSTN) Kediri sekaligus anggota ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), sayap Partai Golkar.
Selain sebagai kader internal, sosok Vinanda masih muda dan sangat energik. Sehingga harapannya, bisa memimpin Kota Kediri dengan lebih baik.
” Sejak setahun ini, Mbak Vinanda merupakan wakil ketua bidang sosial, dan politik Partai Golkar Kota Kediri, dan sudah 5 tahun ini ia berkecimpung di MKGR, ” terang pria yang pernah maju Pilkada Kota Kediri 2018.
Oleh sebab itu, kata Sujono ke depannya Partai Golkar akan menunggu partai lain untuk bersatu menyamakan visi dan misi dalam sebuah koalisi. Sebagai syarat ambang batas pencalonan kepala daerah.
Golkar hanya perlu menggandeng parpol minimal satu kursi lagi untuk bisa mendapatkan tiket mengusung calon di Pilkada nanti.
” Kita saat ini masih menjajaki sejumlah Partai di Kota Kediri untuk bergabung bersama kami, Jika Golkar telah mendapatkan 5 kursi dewan maka tinggal mencari kekuranganya. Yakni minimal 6 kursi dari anggota dewan,” pungkasnya. (*)





