“Jadi maksudnya sekarang pelatihan, nanti diaplikasikan di lapangan, sambil cek kondisi lapangan, temuan-temuan permasalahan, kemudian kita belajar lagi dalam materi yang berbeda,” terangnya.
Sementara itu, Kepala DP3A-PPKB Kota Surabaya, Ida Widayati menjelaskan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola asuh positif di keluarga.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan meningkatkan dukungan dan kolaborasi relawan PKBM Kecamatan, Satgas PPA Kelurahan, TPPK Satuan Pendidikan, Tim Fasilitator Puspaga Balai RW dan Pokja I TP PKK Surabaya.
“Sasaran kegiatan ini adalah relawan PKBM di masing-masing kecamatan sebanyak 10 orang, TPPK Satuan Pendidikan jenjang PAUD 3 orang, TPPK Satuan Pendidikan jenjang SD 286 orang, TPPK Satuan Pendidikan SMP sebanyak 63 orang,” kata Ida.
Di samping dilaksanakan secara luring, kegiatan capacity building juga diikuti para peserta melalui daring. Para peserta itu terdiri dari Satgas PPA di masing-masing kelurahan 4 orang, Pokja I TP PKK Kecamatan dan fasilitator Puspaga Balai RW sebanyak 15 orang di masing-masing titik.
“Saat ini sudah terbentuk Puspaga Balai RW di 487 titik. Kemudian juga mahasiswa magang bersertifikat Kampus Merdeka sebanyak 63 orang,” ungkapnya.
Ida menambahkan bahwa pada tahun 2024 kegiatan ini dilaksanakan secara periodik. Untuk batch pertama, dilaksanakan pada tanggal 6-7 Februari 2024. Lalu batch kedua tanggal 7-8 Mei dan ketiga tanggal 6-7 Agustus 2024.
Kegiatan ini didukung oleh Ketua Forum PUSPA Kota Surabaya, para narasumber dan tenaga ahli, NGO (Non Governmental Organization), pemerhati anak dan PD (Perangkat Daerah) Pemkot Surabaya. (wet)





