Rabu, 19 Juni 2024
26 C
Surabaya
More
    Jawa TimurMojokertoBukti Kinerja Optimal, Pemkot Mojokerto Mampu Realisasikan anggaran belanja 91,83 persen

    Bukti Kinerja Optimal, Pemkot Mojokerto Mampu Realisasikan anggaran belanja 91,83 persen

    MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Pemerintah Kota Mojokerto mampu merealisasikan anggaran belanja sampai 91,83 Persen. Capaian serapan anggaran belanja tahun 2023 ini

    membuktikan bahwa kinerja seluruh elemen dalam melaksanakan program dan mewujudkan pembangunan Kota Mojokerto berjalan sangat optimal.

    Pj. Walikota Mojokerto, Ali Kuncoro menjelaskan akhir tahun 2023 ini, serapan anggaran belanja Pemkot Mojokerto mencapai 91,83 persen atau Rp 1,1 triliun. Capaian serapan anggaran belanja tahun 2023 ini tercatat sebagai yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Dimana sebelumnya serapan anggaran belanja Kota Mojokerto kerap berada di zona 77-88 persen.

    “Alhamdulillah serapan anggaran belanja Pemkot Mojokerto tembus 91,83 persen. Ini membuktikan bahwa kinerja seluruh elemen dalam melaksanakan program dan mewujudkan pembangunan Kota Mojokerto berjalan sangat optimal,” kata Ali Kuncoro, saat dikonfirmasi Media Wartatransparansi.com, Rabu (3/1/2024) malam.

    Menurut Ali, serapan anggaran belanja yang tinggi ini juga menunjukkan betapa impresif pemerintah daerah Kota Mojokerto dalam mengelola keuangan yang dimiliki dalam rangka merealisasikan program-program yang telah direncanakan.

    Baca juga :  Di Kota Mojokerto: Lengkapi Kota Kuliner dengan Festival Bakar Sate

    Masih kata Ali Kuncoro, tingginya realisasi belanja ini juga menunjukkan komitmen Pemkot Mojokerto dalam merealisasikan program yang telah ditargetkan di awal tahun. APBD yang telah dianggarkan tahun sebelumnya diupayakan pemanfaatannya secara optimal.

    Terutama untuk menyasar program-program terkait Enam Pelayanan Dasar yang wajib dalam urusan pemerintahan. Yakni mulai dari Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat, hingga Sosial.

    “Selain itu meningkatnya serapan anggaran ini juga mencerminkan adanya peningkatan kinerja di jajaran Pemkot Mojokerto. Tidak mungkin serapan naik, jika tidak kinerja lebih dari tahun sebelumnya. Ini sekali lagi meneguhkan komitmen ASN di lingkungan pemkot untuk senantiasa melayani masyarakat, khususnya warga Kota Mojokerto,” ucap Pj Wali kota yang juga menjabat sebagai Kadispora Jatim ini.

    Baca juga :  Pemkab Mojokerto Gelar Gus & Yuk Cilik 2024

    Capaian membanggakan tak hanya ditunjukkan dari tingginya serapan anggaran belanja Pemkot Mojokerto Tahun 2023. Tapi juga terlihat dari realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Mojokerto.

    Yang mana sepanjang tahun anggaran 2023, realisasi PAD Kota Mojokerto telah mencapai 103 persen dan melebihi target. Berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) capaian realisasi PAD Pemkot Mojokerto Tahun 2023 mencapai Rp 243,6 miliar.

    “Capaian realisasi PAD kita tahun 2023 sebesar Rp 243,6 miliar. Angka ini lebih besar dari target Rp 235 miliar. Alhamdulillah capaian PAD kita tahun ini juga lebih tinggi dibanding PAD tahun sebelumnya yang hanya Rp 232,59 miliar,”jelas Ali.

    Dijelaskan memastikan capaian realisasi PAD menjadi sangat penting. Mengingat, PAD merupakan salah satu modal dasar untuk Tahun Anggaran 2024. Artinya, pembiayaan berbagai program pembangunan dan layanan masyarakat di Kota Mojokerto tahun 2024, diantaranya akan mengandalkan PAD. Sehingga atas capaian ini, turut mengungkapkan apresiasi bagi berbagai pihak.

    Baca juga :  Dikbud Kerahkan Sekolah Ikuti Kirab HUT 106 Kota Mojokerto

    Rinciannya, lanjut Ali Kuncoro, dari total PAD yang masuk, tercatat sebanyak Rp 67,6 miliar bersumber dari pajak daerah. Ini merupakan angka yang paling besar jika dibanding sumber PAD lainnya, terutama retribusi daerah dan pengelolaan kekayaan daerah. Selain itu, jumlah tersebut merupakan 99,9 persen dari target tahun ini dan meningkat jika melihat capaian tahun sebelumnya sebesar Rp 66,2 miliar.

    “Kenaikan PAD dari sektor pajak daerah ini tentu juga berkat kesadaran dari para wajib pajak di Kota Mojokerto. Jadi, terima kasih kepada wajib pajak yang telah patuh, disiplin membayar pajak. Ini sekaligus bentuk support untuk kami,” (*)

    Reporter : Gatot Sugianto

    Sumber : WartaTransparansi.com

    COPYRIGHT © 2024 WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan