Kediri  

UHC Tercapai, Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan Terus Digenjot Mas Dhito

UHC Tercapai, Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan Terus Digenjot Mas Dhito
Bupati Kediri Hanindito Himawan Pramana saat memimpin rapat bersama jajarannya

Bupati muda yang mulai menjabat pada 26 Februari 2021 itu berharap dengan capaian UHC itu ke depan terus diikuti dengan peningkatan pelayanan kesehatan termasuk komunikasi yang memuaskan.

Mas Dhito bahkan telah menekankan hal itu kepada dua direktur rumah sakit daerah baik itu RSKK maupun RS SLG termasuk Kepala Dinas Kesehatan untuk terus memantau jajarannya.

“Kalau masih ada di tingkat puskesmas, di tingkat rumah sakit yang memberikan pelayanan dan komunikasi kepada masyarakat tidak ramah, copot, keluarkan,” tegas Mas Dhito.

Sikap tegas ini menjadi bukti komitmen bupati muda tersebut dalam memberikan pelayanan dan akses kesehatan yang berkualitas dan memuaskan bagi masyarakat di Kabupaten Kediri.

Sektor kesehatan ini menjadi bagian program prioritas Bupati Hanindhito Himawan Pramana. Dari beberapa program prioritas pemerintah Kabupaten Kediri di tahun 2024 mendatang, kesehatan bahkan menjadi salah satunya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Ahmad Khotib mengungkapkan, pada tahun 2023, mengalokasikan anggaran untuk program UHC dan layanan poli sore mencapai Rp70 miliar.

Upaya pemerintah daerah tersebut menurut dia harus disertai langkah-langkah yang jitu agar peserta JKN bertambah. Seperti pada segmen kepesertaan dapat diterapkan pada pekerja agar diharuskan untuk mendaftarkan anggota secara mandiri.

“Sehingga prinsip sinergisitas antara pemerintah dengan masyarakat betul-betul terpenuhi,” tambahnya. (*)