Rabu, 24 April 2024
29 C
Surabaya
More
    Politik PemerintahanTutup Pelatihan Digital Leadership Academy, Ini Pesan Khofifah

    Tutup Pelatihan Digital Leadership Academy, Ini Pesan Khofifah

    SURABAYA (Wartatransparansi.com)  – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menutup Program Pelatihan  Digital Leadership Academy (DLA) bagi pejabat tinggi pratama Tahun 2023 di Hotel JW Marriot Surabaya, Rabu (13/12).

    Dalam penutupan pelatihan ini, Gubernur Khofifah menyematkan lencana Smart Digital Leader kepada para peserta pelatihan yang merupakan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) dan Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Utama di Lingkup Pemprov Jatim.

    DLA 2023 ini sendiri merupakan pelatihan peningkatan kapasitas kepemimpinan digital yang merupakan kerja sama antara BPSDM Pemprov Jatim dan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

    Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi dari berbagai universitas terkemuka di dunia seperti University of Strathclyde Glasgow UK, University of Wollongong Australia, University of Twente Belanda, dan JICA Japan.

    Baca juga :  Jelang Putusan MK, Khofifah IP Optimis Tak Akan Ubah Hasil Pilpres

    Gubernur Khofifah mendorong agar para peserta yang telah mengikuti pelatihan ini dapat melakukan integrasi transformasi digital di sektor pelayanan pubilk. Mengingat saat ini transformasi digital di berbagai sektor pelayanan publik telah menghasilkan berbagai macam aplikasi. Namun, seringkali banyaknya aplikasi digital tersebut belum terintegrasi satu dengan yang lain.

    Maka dari itu, Khofifah berharap berbagai macam aplikasi digital yang ada dapat diintegrasikan ke dalam satu portal atau satu aplikasi. Tujuannya agar masyarakat bisa lebih mudah dan efisien dalam mengakses layanan publik melalui satu portal aplikasi.

    “Bagaimana aplikasi saling terkoneksi dan terintegrasi satu dengan yang lain. Sehingga harus disinkronkan antara satu OPD dengan OPD lain yang terkait. Ada problem internal institusi yang tidak semua mau memberikan datanya. Sinkronisasi satu data Jatim harus dilakukan,” katanya.

    Baca juga :  Emil Dardak: Hubungan Kami dengan Bu Khofifah Baik-baik Saja

    ”We have to improve, we have to open mind.Digital ekosistem bukan tergantung pakarnya tapi political commitment dan political will dari para digital leader,” imbuhnya. (*)

    Reporter : Hidayati Firli

    Sumber : WartaTransparansi.com

    Berita Terkait

    Jangan Lewatkan